Media Fitnah Khawarij Nahi Munkar Hina Ulama


Syekh Al Azhar dan Quraish Shihab

Nahi Munkar ini adalah satu Media Fitnah Khawarij Wahabi. Jadi kalau tidak hati2 dan menyebarkannya, kita juga bisa dosa karena ikut menyebar fitnah.
Contohnya Nahi Munkar ini memfitnah saya dan website2 saya sbg Syi’ah tanpa tabayyun. Padahal saya ini Muslim dgn mazhab Fiqih Syafi’ie dan aqidah Asy’ari. Di website media-islam.or.id banyak tulisan2 saya tentang Rukun Iman dan Rukun Islam yg menyatakan itu. Fitnah Nahi Munkar ini menyebar ke mana2 seperti ke Arrahmah dsb dan disebar lagi oleh para pembacanya. Banyak orang mengira saya Syi’ah bahkan ada yg mau belajar Syi’ah dari saya padahal saya cuma tahu sekedar kulitnya saja. Website saya pun disabotase dan saya sendiri difitnah.

Itukah sifat seorang Muslim? Main fitnah menyakiti sesama Muslim?

Kali ini Khawarij Nahi Munkar ini memfitnah para Ulama MUI, Syekh Al Azhar, Quraish Shihab dsb sebagai Syi’ah atau membela Syi’ah. Artinya menurutnya kafir dan halal dibunuh.

Jadi kalau ada Muslim yang masih gemar membaca Nahi Munkar bahkan menyebar fitnahnya, khawatirnya ikut berdosa pula.

Di sini Admin Nahi Munkar memfitnah Syekh Al Azhar Dr Ahmad Thayyib sbg pendukung setia pemerintah As Sisi yang zhalim. Padahal Syekh Al Azhar bertindak demi kebaikan ummat. Agar rakyat Mesir hidup damai dan aman. Jumlah demonstran yg menuntut Mursi turun lebih banyak daripada jumlah demonstran anti Mubarak. Mesir di ambang perang saudara. Naiknya Sisi untuk menggantikan Mursi pun justru juga didukung oleh Partai Salafi An Nur di Mesir dan didukung oleh pemerintah Arab Saudi. Justru Iran yang Syi’ah yang malah membela Mursi demi alasan demokrasi. Jadi keliru mengatakan Syekh Al Azhar yg justru sejalan dgn Partai Salafi dan Arab Saudi dalam hal Sisi ini sebagai Syi’ah karena dia justru bertentangan dgn Iran.

Majunya Sisi itu atas musyawarah seluruh tokoh di Mesir seperti Salafi, Kristen Koptik, dsb. Jadi bukan cuma Syekh Ahmad Thayyib saja. Jadi Nahi Munkar ini benar2 Khawarij yg bodoh. Tidak paham politik.

https://www.nahimunkar.com/beredar-medsos-quraish-shihab-berhasil-menjebak-para-ulama-ahlussunnah-mui/

Beredar di Medsos: Quraish Shihab Berhasil Menjebak Para Ulama Ahlussunnah di MUI

AWAS JANGAN TERTIPU !!! KEDATANGAN GRAND SYAIKH AL AZHAR ADALAH PROYEK SYIAH !!!
Tokoh Syiah Quraish Shihab dan Alwi Shihab berhasil menjebak para ulama ahlussunnah di MUI Pusat dengan mendatangkan Grand Syaikh Al Azhar Ahmad At-Thayib, pendukung setia pemerintahan Mesir As-Sisi.

Diprediksi Syiah akan menggunakan momen ini ke depan untuk mengklaim dan menipu Umat Islam dengan berkata bahwa Syiah dan Sunni adalah saudara.

Yang pasti, seorang Grand Syaikh Al-Azhar tidak bisa menafikan kesepakatan, ijma’, dan fatwa para alim ulama sepanjang masa tentang sesatnya Ajaran Syiah. Apalagi Al Azhar setelah berkuasanya Pemimpin Dzalim As-Sisi.

====

Gerakan Tamarod dan Partai Salafi An-Nur Dukung Sisi Jadi Presiden
https://www.islampos.com/gerakan-tamarod-dan-partai-salafi-an-nur-dukung-sisi-jadi-presiden-103600/

Partai Salafi Dukung El-Sisi: ‘Ikhwanul Muslimin Telah Tamat di Mesir’
http://www.voa-islam.com/read/world-news/2014/05/07/30227/partai-salafi-dukung-elsisi-ikhwanul-muslimin-telah-tamat-di-mesir/#sthash.A1L8bGcL.dpbs

Al Azhar, Kristen, Salafi, dan Liberal Dukung Kudeta Militer di Mesir
“Kami mengambil posisi ini dan kami mengambil keputusan ini karena kami ingin menghentikan pertumpahan darah rakyat kita,” kata Galal Murrah, sekretaris jenderal Partai An Nur dalam siaran televisi.
http://news.fimadani.com/read/2013/07/04/al-azhar-kristen-salafi-dan-liberal-dukung-kudeta-militer-di-mesir/

“Ijma 23 Ulama Wahabi yang khawarij itu tidak selevel dibanding para Ulama Al Azhar. Tidak selevel juga dgn Ijma 552 Ulama Risalah Amman dari 84 negara di antaranya KH Hasyim Muzadi, KH DIn Syamsuddin, Syekh Al Azhar, Syekh Al Buthi, Habib Umar bin Hafidz, dsb. Ini dia Risalah Amman:

http://www.ammanmessage.com

Siapa sih pengelola Nahi Munkar tsb sehingga bisa menganggap Ulama Al Azhar, MUI, KH Quraish Shihab dsb sebagai sesat? Majhul. Tidak ketahuan orangnya. Bisa jadi cuma Khawarij antek Yahudi saja.

Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya diantara ummatku ada orang-orang yang membaca Alquran tapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah berhala. Mereka keluar dari Islam secepat anak panah melesat dari busurnya. Sungguh, jika aku mendapati mereka, pasti aku akan bunuh mereka seperti (Nabi Hud) membunuh kaum Aad. (Shahih Muslim No.1762)

Hadis riwayat Ali ra., ia berkata:
Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: Di akhir zaman akan muncul kaum yang muda usia dan lemah akal. Mereka berbicara dengan pembicaraan yang seolah-olah berasal dari manusia yang terbaik. Mereka membaca Alquran, tetapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama, secepat anak panah meluncur dari busur. Apabila kalian bertemu dengan mereka, maka bunuhlah mereka, karena membunuh mereka berpahala di sisi Allah pada hari kiamat. (Shahih Muslim No.1771)

سيخرج في آخر الزمان قوم أحدث الأسنان سفهاء الأحلام
“Akan keluar di akhir zaman suatu kaum yang usia mereka masih muda, dan bodoh, mereka mengatakan sebaik‑baiknya perkataan manusia, membaca Al Qur’an tidak sampai kecuali pada kerongkongan mereka. Mereka keluar dari din (agama Islam) sebagaimana anak panah keluar dan busurnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

يخرج قوم من أمتي يقرئون القرآن يحسبون لهم وهو عليهم لاتجاوز صلاتهم تراقيهم
“Suatu kaum dari umatku akan keluar membaca Al Qur’an, mereka mengira bacaan Al-Qur’an itu menolong dirinya padahal justru membahayakan dirinya. Shalat mereka tidak sampai kecuali pada kerongkongan mereka.” (HR. Muslim)

يحسنون القيل ويسيئون الفعل يدعون إلى كتاب الله وليسوا منه في شيء
“Mereka baik dalam berkata tapi jelek dalam berbuat, mengajak untuk mengamalkan kitab Allah padahal mereka tidak menjalankannya sedikitpun.” (HR. Al-Hakim)

Berbagai ayat Al Qur’an dan Hadits mereka pakai, namun kesimpulan lain yang mereka dapat dan amalkan. Berbagai larangan Allah dalam Al Qur’an seperti Su’u Zhon (Buruk Sangka), Mengolok-olok sesama, Mengkafirkan sesama Muslim, dan membunuh sesama Muslim. Berbagai caci-maki terhadap sesama Muslim seperti Ahlul Bid’ah, Sesat, Kafir dan sebagainya terlontar dari mulut mereka.

Kaum Khawarij ini merasa paling benar. Bahkan Khawarij pertama merasa lebih benar dari Nabi sehingga menuduh Nabi tidak adil. Khawarij masa kini menuduh Jumhur Ulama yang merupakan Pewaris Nabi sebagai tidak adil. Contohnya ada Khawarij bilang sejumlah ulama besar adalah sesat atau pembela aliran sesat:

Hadis riwayat Abu Said Al-Khudri ra., ia berkata:
Ali ra. yang sedang berada di Yaman, mengirimkan emas yang masih dalam bijinya kepada Rasulullah saw., kemudian Rasulullah saw. membagikannya kepada beberapa orang, Aqra` bin Habis Al-Hanzhali, Uyainah bin Badr Al-Fazari, Alqamah bin Ulatsah Al-Amiri, seorang dari Bani Kilab, Zaidul Khair At-Thaiy, seorang dari Bani Nabhan. Orang-orang Quraisy marah dan berkata: Apakah baginda memberi para pemimpin Najed, dan tidak memberikan kepada kami? Rasulullah saw. bersabda: Aku melakukan itu adalah untuk mengikat hati mereka. Kemudian datang seorang lelaki yang berjenggot lebat, kedua tulang pipinya menonjol, kedua matanya cekung, jidatnya jenong dan kepalanya botak. Ia berkata: Takutlah kepada Allah, ya Muhammad! Rasulullah saw. bersabda: Siapa lagi yang taat kepada Allah jika aku mendurhakai-Nya? Apakah Dia mempercayai aku atas penduduk bumi, sedangkan kamu tidak mempercayai aku? Lalu laki-laki itu pergi. Seseorang di antara para sahabat minta izin untuk membunuh laki-laki itu (diriwayatkan bahwa orang yang ingin membunuh itu adalah Khalid bin Walid), tetapi Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya diantara bangsaku ada orang-orang yang membaca Alquran tapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah berhala. Mereka keluar dari Islam secepat anak panah melesat dari busurnya. Sungguh, jika aku mendapati mereka, pasti aku akan bunuh mereka seperti terbunuhnya kaum Aad. (Shahih Muslim No.1762)

“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kamu adalah seseorang yang telah membaca (menghafal) al-Qur’ân, sehingga ketika telah tampak kebagusannya terhadap al-Qur’ân dan dia menjadi pembela Islam, dia terlepas dari al-Qur’ân, membuangnya di belakang punggungnya, dan menyerang tetangganya dengan pedang dan menuduhnya musyrik”. Aku (Hudzaifah) bertanya, “Wahai nabi Allâh, siapakah yang lebih pantas disebut musyrik, penuduh atau yang dituduh?”. Beliau menjawab, “Penuduhnya”. (HR. Bukhâri dalam at-Târîkh, Abu Ya’la, Ibnu Hibbân dan al-Bazzâr. Disahihkan oleh Albani dalam ash-Shahîhah, no. 3201).

Kafirnya Khawarij bukan karena aqidahnya sesat atau karena ibadahnya penuh bid’ah. Aqidah dan ibadahnya bersih. Namun sikap mereka yang mengkafirkan Muslim lain itulah yang mengakibatkan mereka jadi kafir. Keluar dari Islam. Khawarij artinya orang-orang yang keluar (dari Islam).

يَخْرُجُ قَوْمٌ مِنْ أُمَّتِي يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ لَيْسَتْ قِرَاءَتُكُمْ إِلَى قِرَاءَتِهِمْ شَيْئًا وَلَا صَلَاتُكُمْ إِلَى صَلَاتِهِمْ شَيْئًا وَلَا صِيَامُكُمْ إِلَى صِيَامِهِمْ شَيْئًا يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ يَحْسِبُونَ أَنَّهُ لَهُمْ وَهُوَ عَلَيْهِمْ لَا تُجَاوِزُ صَلَاتُهُمْ تَرَاقِيَهُمْ يَمْرُقُونَ مِنْ الْإِسْلَامِ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنْ الرَّمِيَّةِ

“Akan keluar suatu kaum dari umatku, mereka membaca Alquran, bacaan kamu dibandingkan dengan bacaan mereka tidak ada apa-apanya, demikian pula shalat dan puasa kamu dibandingkan dengan shalat dan puasa mereka tidak ada apa-apanya. Mereka membaca Alquran dan mengiranya sebagai pembela mereka, padahal ia adalah hujjah yang menghancurkan alasan mereka. Shalat mereka tidak sampai ke tenggorokan, mereka lepas dari Islam sebagaimana melesatnya anak panah dari busurnya.” (HR. Abu Dawud)

Abu Ghalib berkata,

رَأَى أَبُو أُمَامَةَ رُءُوسًا مَنْصُوبَةً عَلَى دَرَجِ مَسْجِدِ دِمَشْقَ فَقَالَ أَبُو أُمَامَةَ كِلَابُ النَّارِ شَرُّ قَتْلَى تَحْتَ أَدِيمِ السَّمَاءِ خَيْرُ قَتْلَى مَنْ قَتَلُوهُ ثُمَّ قَرَأَ { يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌ } إِلَى آخِرِ الْآيَةِ

قُلْتُ لِأَبِي أُمَامَةَ أَنْتَ سَمِعْتَهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَوْ لَمْ أَسْمَعْهُ إِلَّا مَرَّةً أَوْ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا أَوْ أَرْبَعًا حَتَّى عَدَّ سَبْعًا مَا حَدَّثْتُكُمُوهُ.

“Abu Umamah melihat kepala-kepala (kaum Khawarij) yang dipancangkan di jalan Masjid Damaskus, Abu Umamah berkata, “Anjing-anjing neraka, seburuk-buruknya orang yang terbunuh di kolong langit, dan sebaik-baiknya yang dibunuh adalah orang yang dibunuh oleh mereka (Khawarij), kemudian beliau membaca Ayat, “Pada hari wajah-wajah menjadi putih dan wajah-wajah lain menjadi hitam..” Sampai akhir ayat.

Aku berkata kepada Abu Umamah, “Engkau mendengarnya dari Rasulullah shalalahu ‘alaihi wa sallam?” Beliau menjawab, “Aku mendengarnya sekali, dua kali, tiga kali, empat kali sampai tujuh kali. Bila aku tidak mendengarnya, aku tidak akan menyampaikannya kepada kamu.” (HR. At Tirmidzi).

Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2012/01/19/ciri-khawarij-tak-mengamalkan-al-quran-dan-membunuh-muslim/

Negara-negara Arab Dukung Kudeta Morsi
Jakarta – Negara-negara Arab menyambut baik penggulingan Presiden Mohammad Moursi oleh Angkatan Darat Mesir pada Kamis (4/7) dini hari. Mereka turut membuat perayaan pasca-penggulingan tersebut.
http://www.beritasatu.com/dunia/123594-negaranegara-arab-dukung-kudeta-morsi.html
Raja-Raja Arab Buktikan Kirim Bantuan Dana Dukung Pemerintahan Hasil Kudeta Militer
http://www.eramuslim.com/berita/dunia-islam/raja-raja-arab-buktikan-kirim-bantuan-dana-dukung-pemerintahan-hasil-kudeta-militer.htm#.UgVv4nPAGxU
Arab Saudi hari Selasa menjanjikan 5 milyar dolar dalam bentuk hibah dan pinjaman kepada pemerintahan baru Mesir, janji bantuan besar kedua dari negara-negara Teluk setelah tersingkirnya presiden Islamis negara itu.
http://www.suaranews.com/2013/07/kolaborasi-para-penguasa-diktaktor.html
http://www.republika.co.id/berita/internasional/timur-tengah/13/07/04/mpe0lo-raja-arab-saudi-ucapkan-selamat-ke-pemimpin-baru-mesir

Iran Kecam Penggulingan Mursi
Iran kecam campur tangan militer dan penangkapan di Mesir
Senin, 8 Juli 2013 10:49 WIB | 1168 Views
Teheran (ANTARA News) – Dalam reaksi resmi atas penggulingan pemerintah yang berorientasi Islam di Mesir, Iran pada Ahad (7/7) mengecam campur tangan militer dalam urusan politik di Mesir dan penangkapan yang dilakukan oleh Angkatan Bersenjata Mesir.
http://www.antaranews.com/berita/384044/iran-kecam-campur-tangan-militer-dan-penangkapan-di-mesir
Iran Kecam Kudeta Mesir
http://www.republika.co.id/berita/internasional/timur-tengah/13/07/08/mplnro-iran-kecam-kudeta-mesir

Iran Tolak Kudeta Mesir, Saudi Dukung Kudeta Mesir
Mengapa Iran mengecam ‘Kudeta’ Mesir?
Mengapa Arab Saudi mengucapkan selamat atas ‘Kudeta’ Mesir?
Kalau yang anti Mursi difitnah sbg Syi’ah, sedang pro Mursi dianggap Sunni,
dg rumus / asumsi macam itu berarti Iran adalah Sunni, dan Arab Saudi adalah Syi’ah…

Iran Tolak Kudeta Mesir, Saudi Dukung Kudeta Mesir

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: