Mengapa Allah Memakai Emas dan Perak Sebagai Nishab Zakat?

100 Trilyun Dolar Zimbabwe = US$ 5 (Rp 45.000)!

100 Trilyun Dolar Zimbabwe = US$ 5 (Rp 45.000)!

Inilah mengapa Allah memakai Emas dan Perak sebagai patokan Nishab Zakat. Bukan uang kertas.

Uang Kertas 100 trilyun dolar Zimbabwe nilainya cuma US$ 5 (Rp 45.000)! Orang harus bawa setumpuk uang untuk belanja sehari2.  Ini pemiskinan massal. Kezaliman thd rakyat!

“…Allah Tahu, sedang kamu tidak tahu!” [Al Baqarah 216]

Tahun 90-an ongkos naik bis cuma Rp 100. Tahun 2000-an jadi Rp 2000. 10 tahun saja naik 20x lipat. Padahal gaji pada kurun itu belum tentu naiknya segitu. Jadi uang kertas itu pemiskinan massal. Padahal kalau digaji misalnya dgn 10 gram emas, niscaya dari 1400 tahun lalu hingga sekarang, meski jumlahnya tak berubah, nilainya juga tidak turun.

Allah dan RasulNya sudah memberi contoh pemakaian emas dan perak sebagai uang. Bukan uang kertas yang tiap tahun nilainya selalu turun dan sering terkena Krisis Keuangan.

Baca lebih lanjut

Dinar Emas dan Dirham Perak – Solusi Islam Mengatasi Riba dan Inflasi/Kemiskinan

Islam adalah agama yang lengkap dan sempurna. Dalam hal ekonomi atau mata uangpun Allah dan RasulNya mengajarkan kepada kita sehingga bisa didapat masyarakat yang sejahtera. Meninggalkannya hanya akan mendapat murka di dunia dan juga diakhirat. Islam mengajarkan kita untuk memakai uang emas Dinar (4,25 gram emas 22 karat), uang perak Dirham (2,975 gram perak), dan uang Fulus (koin tembaga atau logam lain yang nilainya di bawah Dirham).

Satu penyebab kemiskinan adalah inflasi. Yaitu turunnya nilai mata uang dibanding dengan harga barang-barang yang jadi kebutuhan rakyat. Sebagai contoh, tahun 2004 harga nasi+telor di warung Tegal paling Cuma Rp 4.000. Di tahun 2010 ini nilainya jadi Rp 6.000. Padahal banyak orang yang gajinya tidak naik selama kurun waktu tersebut. Kalau pun ada yang naik, tidak sebesar kenaikan harga barang.

Artinya jika dengan uang Rp 360 ribu orang bisa makan 90x (3x sehari) pada tahun 2004, maka pada tahun 2010 dia hanya bisa makan 60x (2x sehari) saja!

Baca lebih lanjut

Tidak Syar’inya Bank Syariah (TSBS)

Tidak Syar’inya Bank Syariah (TSBS): ini catatan tambahan untuk bedah buku TSBS, di UIN, 6 Nov 2010.
by Zaim Saidi on Tuesday, November 2, 2010 at 2:53pm

Catatan: Bagi mereka yg tidak sempathadir dalam acara bedah TSBS nanti, ini adalah sinopsis tambahan dari saya. Dalam Power point akan saya uraikan detil substansi masalahnya. Di sini hanya bebeapa pointer tambahan saja.

Salam

zaim

Baca lebih lanjut

Yahudi Kuasai Ekonomi Indonesia?

“Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidilharam sesudah tahun ini. Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberimu kekayaan kepadamu dari karuniaNya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” [At Taubah 28]

Saat itu perekonomian kota Mekkah dipegang oleh orang2 kafir. Namun Allah memerintahkan Nabi agar mengusir orang2 kafir dari Mekkah.. Ummat Islam takut bahwa perekonomian terganggu dan mereka jadi miskin. Karena itu turun ayat tsb.

Saat ekonomi dikuasai orang kafir, mereka justru memiskinkan kita. Segala kekayaan alam kita dirampas sehingga meski negeri kita kaya, tapi rakyat kita miskin. Inginkah kita terus seperti itu?

Baca lebih lanjut

Sistem Ekonomi Islam yang Pro Rakyat

Gaji Besar Eksekutif AIG

Kemandirian Ekonomi

“Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidilharam sesudah tahun ini. Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberimu kekayaan kepadamu dari karuniaNya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” [At Taubah:28]

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi wali] dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu) ?” [An Nisaa’:144]

Ayat Al Qur’an di atas memerintahkan ummat Islam untuk melarang orang-orang Kafir masuk kota Mekkah meski perekonomian waktu itu bergantung pada mereka. Sebagian takut miskin. Tapi Allah mengatakan jangan khawatir jadi miskin karena Allah justru akan menjadikan mereka kaya. Dan buktinya penduduk Mekkah hingga saat ini menjadi kaya, karena mereka menikmati perekonomian mereka. Tidak didominasi oleh perusahaan asing.

Baca lebih lanjut

Paham Ekonomi Neoliberalisme Bertentangan dengan Islam

IMF membunuh umat manusia tidak dengan peluru/rudal, tapi dengan wabah kelaparan

Andres Perez, Mantan Presiden Venezuela, The Ecologist Report, Globalizing Poverty, 2000

11,5 juta penduduk Indonesia kurang gizi/kelaparan

FAO, MS Encarta 2006

Neoliberalisme: Paham Ekonomi yang mengutamakan sistem Kapitalis Perdagangan Bebas, Ekspansi Pasar, Privatisasi/Penjualan BUMN, Deregulasi/Penghilangan campur tangan pemerintah, dan pengurangan peran negara dalam layanan sosial (Public Service) seperti pendidikan, kesehatan, dan sebagainya. Neoliberalisme dikembangkan tahun 1980 oleh IMF, Bank Dunia, dan Pemerintah AS (Washington Consensus). Bertujuan untuk menjadikan negara berkembang sebagai sapi perahan AS dan sekutunya/MNC.

Baca lebih lanjut

Petisi Hentikan Kenaikan Harga Minyak dan Penjajahan AS di Iraq dan Afghanistan

Grafik harga minyak yang melonjak sejak invasi AS ke Afghanistan dan IraqGrafik harga minyak yang melonjak sejak invasi AS ke Afghanistan dan Iraq dari US$ 20/barrel jadi lebih dari US$ 110/barrel.

Bagi yang ingin agar meroketnya harga minyak dan penjajahan AS di Iraq dan Afghanistan dihentikan, mohon sebarkan tulisan ini:

To read and sign the petition, click:

http://www.petitiononline.com/OilPrice/petition.html

Petition Stop the Rocketing Oil Price And US Occupation in Iraq and Afghanistan!

To: US Congress and US Government

VOA news said that US Congress call 5 biggest oil companies due to the rocketing oil price while the oil companies’ profit reach US$ 123 billions.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: