Kalendar Islam Hijriyah

Hijrah

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” [At Taubah 36]

Sesungguhnya di zaman Nabi sudah dikenal Bulan, Hari, dan Tanggal. Cuma tahunnya saja yang belum ditetapkan. Karena itu tahun lahirnya Nabi disebut Tahun Gajah karena tidak ada penanggalan Tahun saat itu. Pada zaman Khalifah Umar ra, baru ditetapkan tahun penanggalan Islam Hijriyah.

Baca lebih lanjut

Foto dan Video Shooting

FotographerChandra Photographer dan Videographer melayani jasa foto dan video shooting untuk berbagai acara seperti pernikahan, pertemuan, dan sebagainya untuk wilayah Jakarta dan Depok.

Termasuk juga jasa Event Organizer.

Baca lebih lanjut

Bangga Sebagai Muslim

Meski jumlahnya 1,3 milyar, namun ummat Islam saat ini amat lemah. Bagai buih-buih lautan yang tak berdaya diombang-ambingkan ombak. Di berbagai tempat ummat Islam dibantai dan dihina. Jadi kelinci percobaan berbagai jenis senjata canggih dari bom kluster fosfor, bom uranium, serangan drone, dan sebagainya. Ini karena ummat Islam terpecah-belah. Ummat Islam tidak bangga lagi mengaku sebagai Muslim. Tapi lebih bangga pada embel-embel lain untuk menunjukkan kelompoknya lebih baik dari yang lain. Ashobiyyah. Fanatisme golongan!

Padahal Allah memerintahkan kita untuk menyebut diri kita sebagai Muslim:

هُوَ سَمَّاكُمُ الْمُسْلِمِينَ مِنْ قَبْلُ

Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu..” [Al Hajj 67]

Baca lebih lanjut

Beribadah untuk Orang yang Sudah Meninggal

Pada saat orang sudah meninggal, memang tertutuplah sudah segala amalannya. Namun ada beberapa hadits Nabi yang menyatakan bahwa ada beberapa ibadah yang bisa dikerjakan oleh ahli warisnya. Juga ada 3 amal yang jika dikerjakan yang akan terus mengalir pahalanya.

Inilah dalil-dalilnya:

Dari Abu Hurairah ra, Nabi berkata:

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلَاثَةٍ؛ إِلَّا مِنْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ، أَوْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ

“Bila anak Adam meninggal maka amalnya terputus kecuali dari tiga hal, anak shalih yang mendoakannya, shadaqah jariyah, dan ilmu yang bermanfaat.” [HR Muslim]

Dari ‘Aisyah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Barangsiapa meninggal dan ia masih menanggung kewajiban puasa, maka walinya berpuasa untuknya.” Muttafaq Alaihi. 

Baca lebih lanjut

Puasa Rajab Bukan Bid’ah, Tetapi Sunnah

Rajab, Bulan Penuh Kemuliaan

by Ali Akbar Bin Agil on Tuesday, May 22, 2012

Bulan Rajab adalah bulan yang sangat mulia dan agung, penuh berkah, dan hikmah. Pahala ibadah pada bulan ini dilipatgandakan oleh Allah, doa-doa di dalamnya mudah dikabulkan, dan pintu taubat dibuka selebar-lebarnya.

Diriwayatkan oleh Ibnu ‘Asakir dari Abu Umamah ra. bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Ada lima malam yang tidak akan ditolak doa-doa di dalamnya, malam pertama bulan Rajab, malam pertengahan Sya’ban (Nisfu Sya’ban), malam Jumat, malam Idul Fitri, dan malam Idul Adha.”

  Baca lebih lanjut

Kesalahan Umum Saat Haji dan Umrah

Saya pernah pergi Haji dan Umrah. Selama Haji dan Umrah, saya temukan kesalahan umum yang sering dilakukan oleh para jema’ah haji atau umrah. Saya khawatir ibadah Haji dan Umrah mereka ditolak oleh Allah karena dosa yang mereka lakukan. Kesalahan umum saat Haji dan Umrah adalah sebagai berikut.

Lewat Di Depan Orang Shalat

Ada orang yang dengan enteng lewat di depan orang yang sedang shalat. Padahal dosanya amat besar:

Rasulllah SAW bersabda, “Seandainya orang yang lewat di depan orang shalat mengetahui tentang dosanya, maka pastilah menunggu selama 40 lebih baginya dari pada lewat di depannya. (HR Bukhari dan Muslim) Baca lebih lanjut

Kesalahan Umum Dalam Shalat

Dalam satu ceramah, KH Mohamad Hidayat menjelaskan cara-cara shalat yang benar dari sebuah Kitab Kuning dan juga kesalahan-kesalahan yang umum terjadi saat shalat.

Sebagai contoh ada orang yang shalatnya tidak pakai tuma’ninah (berhenti sebentar sekitar 2-3 detik pada posisi sempurna) pada tiap pergantian gerakan seperti ruqu’, sujud, dan sebagainya. Sehingga ada orang yang sujudnya seperti ayam lagi matok makanan. Belum 1 detik menyentuh lantai wajahnya sudah bangkit lagi ke posisi duduk atau berdiri. Padahal harusnya berhenti sejenak sambil membaca bacaan “Subhana robbiyal a’laa wa bi hamdih” sebanyak 3 kali.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: