Kesalahan Umum Dalam Shalat

Dalam satu ceramah, KH Mohamad Hidayat menjelaskan cara-cara shalat yang benar dari sebuah Kitab Kuning dan juga kesalahan-kesalahan yang umum terjadi saat shalat.

Sebagai contoh ada orang yang shalatnya tidak pakai tuma’ninah (berhenti sebentar sekitar 2-3 detik pada posisi sempurna) pada tiap pergantian gerakan seperti ruqu’, sujud, dan sebagainya. Sehingga ada orang yang sujudnya seperti ayam lagi matok makanan. Belum 1 detik menyentuh lantai wajahnya sudah bangkit lagi ke posisi duduk atau berdiri. Padahal harusnya berhenti sejenak sambil membaca bacaan “Subhana robbiyal a’laa wa bi hamdih” sebanyak 3 kali.

Baca lebih lanjut

Download eBook “Iman, Islam, dan Ihsan”

Shalawat dan salam semoga dilimpahkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Alhamdulillahi robbil ’aalamiin. Segala puji hanya untuk Allah Tuhan Semesta Alam.

Alhamdulillah akhirnya selesai juga buku ”Iman, Islam, dan Ihsan” yang merupakan kumpulan tulisan saya di internet yang tersebar di berbagai milis Islam seperti Isnet, Sabili, Syiar Islam, Daarut Tauhiid, Padhang-Mbulan, dan sebagainya sejak tahun 1999 ditambah dengan beberapa tulisan baru.

Tulisan ini saya susun berdasarkan berbagai bacaan yang saya baca baik dalam format digital mau pun cetak atau pun ceramah dari banyak ulama yang tak dapat saya sebut satu per satu. Di antaranya Al Qur’an dan Hadits, mau pun berbagai buku seperti ”The Choice” (Ahmad Deedat), ”Ihya’ ’Uluumuddiin” (Imam Al Ghazali), ”Mukjizat Al Qur’an” (Prof. Dr. Quraisy Syihab), ”Bible, Qur’an, dan Sains Modern” (Dr. Maurice Bucaille), ”Janji-janji Islam” (Prof. Dr. Roger Garaudy), Wikipedia, Harun Yahya, dan sebagainya.

Baca lebih lanjut

Apa Dan Bagaimana Thoharoh (Cara Bersuci)?

Al Ghuroba. Secara bahasa, ath-thaharah maknanya ialah kesucian dan kebersihan dari segala yang tercela, baik dhahir maupun batin (Lihat Syarah Shahih Muslim lin Nawawi juz 3 hal. 455 dan Tuhfatul Ahwadzi Syarah Sunan At-Tirmidzi , Al-Mubarakfuri jilid 1 hal. 18). Sedangkan makna ath-thaharah dalam istilah fiqh ialah hilangnya perkara yang menghalangi sahnya shalat. Dan perkara yang menghalangi sahnya shalat itu ialah hadats atau najis. Sedangkan menghilangkan hadats atau najis itu dengan air atau debu. (Lihat Al-Mughni fi Fiqhil Imam Ahmad bin Hanbal , Ibnu Qudamah, jilid 1 hal. 21).

Baca lebih lanjut

Cara Berwudlu

Al Ghuroba. Berwudlu’ adalah salah satu dari syarat sahnya shalat, sebagaimana hal ini telah ditegaskan oleh Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam dalam sabda beliau berikut:

“Tidak diterima shalat salah seorang dari kalian, apabila dia berhadats (yakni batal wudlunya, pent), sehingga dia berwudlu.” (HR. Muslim dalam Shahih nya halaman 459 juz 3 Bab Wujubut Thaharah lis Shalah no hadits 225 / 2, dari Abi Hurairah radliyallahu `anhu ).

Baca lebih lanjut

Cara Mandi Junub

Al Ghuroba. Mandi junub adalah mandi wajib untuk membersihkan diri dari hadats besar dengan mengalirkan air ke seluruh bagian tubuh. Jika tidak mandi junub sementara kita dalam keadaan junub, maka sholat kita tidak sah.

Baca lebih lanjut

Isra’ Mi’raj Dari Perspektif Modern

“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” [Al Isroo’:1]

 

Ketika Nabi Muhammad SAW menceritakan pengalamannya pergi dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, kemudian ke langit ke 7 hingga Sidratul Muntaha dalam waktu semalam, maka orang-orang kafir Quraisy mentertawakannya, sementara banyak orang yang telah masuk Islam, akhirnya murtad kembali karena tidak percaya akan Isra’ dan Mi’raj.

Baca lebih lanjut

Shalat itu Wajib – Tiang Agama

Rukun Islam yang kedua (setelah membaca 2 kalimat syahadat) adalah shalat 5 waktu (Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya).

Dalam Al Qur’an Allah memerintahkan kita untuk shalat 5 waktu:

”Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).” [Al Israa’:78]

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: