Video Pidato Bung Tomo di Hari Pahlawan

Inilah Video Pidato Bung Tomo di Hari Pahlawan,

Pidato Bung Tomo yang menyeru rakyat melawan penjajah Inggris.
Dimulai dgn Bismillah dan keyakinan Allah berada di pihak yang benar dan pekik Allahu Akbar! Merdeka atau Mati!

20 ribu pejuang dan penduduk Surabaya tewas. Tak heran 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan. 1500 tentara Inggris terbunuh. Ini adalah penyerangan Inggris yg biadab.

Jihad Menurut Islam

Sering ada bom bunuh diri yang dilakukan segelintir orang, akhirnya cuma untuk memperburuk nama Islam. Kebanyakan korban jiwa paling cuma si pembom bunuh diri. Sementara yang lain paling banter hanya luka-luka seperti kasus Bom Solo atau Cirebon baru-baru ini. Adakah bom bunuh diri itu sesuai ajaran Islam? Tidak. Akan kita pelajari apa itu jihad menurut Islam.

Jihad artinya perjuangan yang sungguh-sungguh di jalan Allah dengan seluruh kemampuan baik dengan harta, jiwa, lisan, mau pun yang lainnya. Jihad terutama ditujukan untuk membela kaum yang tertindas:

“Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah baik laki-laki, wanita-wanita maupun anak-anak yang semuanya berdoa: “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekah) yang zalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah kami penolong dari sisi Engkau!.” [An Nisaa’ 75]

Baca lebih lanjut

Afghanistan: Muslim Tidak Boleh Memerangi Sesama Muslim

Fenomena yang terjadi pada perang Afghanistan saat ini sangat memprihatinkan. AS dan sekutunya bukan hanya menyerang dan menduduki Afghanistan serta membantai penduduknya, namun juga menggunakan “Muslim” untuk memerangi sesama Muslim di Afghanistan.

Ada tentara AS (meski segelintir) yang beragama Islam yang disuruh oleh pemimpinnya  yang kafir untuk membantai saudara Muslim mereka di Afghanistan. Pemerintah AS pun meminta Pakistan dan juga Turki yang merupakan negara Muslim untuk memerangi sesama Muslim di Afghanistan.

Orang-orang Islam entah itu tentara AS yang Muslim, pemerintah dan tentara Pakistan dan Turki yang Muslim itu jelas membangkang perintah Allah dalam Al Qur’an.

“Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, kepada mereka malaikat bertanya : “Dalam keadaan bagaimana kamu ini?.” Mereka menjawab: “Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri Mekah.” Para malaikat berkata: “Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?.” Orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali” [An Nisaa’ 97]

Pada zaman Nabi, saat perang Badar ada orang-orang Islam di Mekkah yang tidak hijrah ke Madinah bersama Nabi meski mereka sanggup. Akhirnya mereka dipaksa oleh pemerintah Mekkah yang kafir untuk turut berperang memerangi Nabi pada perang Badar dan terbunuh. Allah menjelaskan bahwa orang-orang Islam yang memerangi Nabi tersebut tempatnya adalah neraka Jahannam.

Itulah yang akan terjadi pada ummat Islam yang memerangi sesama Muslim entah itu di Afghanistan, Iraq, dan tempat-tempat lainnya.

Petinju terbesar sepanjang zaman, Muhammad Ali, dengan berani menolak perintah pemerintah AS untuk memerangi rakyat Vietnam saat menjalani wajib militer ketika perang Vietnam. Ali tidak mau membunuh rakyat sipil yang tidak berdosa.

Akibat perbuatannya itu, Muhammad Ali dipenjarakan oleh pemerintah AS dan gelar juaranya dicopot. Tapi Ali menjalani hal itu dengan tabah dan sabar.

Nah jika terhadap rakyat Vietnam yang bukan Muslim saja seorang Muslim tidak mau membunuh karena mereka tidak berdosa, harusnya ummat Islam tidak mau menuruti perintah pemerintah Kuffar AS untuk membunuh rakyat Afghanistan yang Muslim yang tengah dizhalimi oleh pemerintah AS dan sekutunya.

Harusnya mereka semua justru membantu Muslim Afghanistan untuk bersama-sama memerangi pasukan AS dan sekutunya sehingga pergi dari Afghanistan.

“…Perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” [9 AT Taubah 36]

Hanya dengan tipu daya dan pecah-belah lah AS dan sekutunya bisa mengalahkan ummat Islam seperti di Iraq dan Afghanistan. Mereka memanfaatkan pemerintah Arab, Pakistan, dan Turki untuk membantunya.

Sekiranya ummat Islam bersatu dan tidak mau dipecah-belah, tentu pasukan kafir itu tidak akan bertahan lama dan segera dapat dikalahkan.

Pasukan Khalid bin Walid yang berjumlah 3.000 orang mampu menahan 200 ribu pasukan Romawi pada perang Mu’tah. Pasukan Nabi yang berjumlah 30 ribu orang mampu menggentarkan 200 ribu pasukan Romawi sehingga mereka sama sekali tidak berani menampakkan diri pada perang Tabuk. Sultan Salahuddin Al Ayyubi dari Turki Usmani mampu mengalahkan seluruh pasukan kerajaan Eropa pada perang Salib.

Pada perang Kemerdekaan RI, meski Inggris dan AS membantu penjajah Belanda, tetap saja mereka tidak dapat mengalahkan rakyat Indonesia yang bersatu meski senjatanya apa adanya.

Sejarah menunjukkan bahwa ummat Islam yang bersatu, meski jumlahnya sedikit akan mampu mengalahkan tentara kafir meski mereka berjumlah banyak.  Itu sudah merupakan Sunnatullah/Hukum Allah.

Dan sekiranya orang-orang kafir itu memerangi kamu pastilah mereka berbalik melarikan diri ke belakang (kalah) kemudian mereka tiada memperoleh pelindung dan tidak (pula) penolong.

Sebagai suatu sunnatullah yang telah berlaku sejak dahulu, kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunnatullah itu.” [48 Al Fath 22-23]

Semoga ummat Islam di seluruh dunia berhenti dari memerangi sesama Muslim dan saling bantu untuk mengalahkan kaum kafir.

Berita:

Bahkan tentara Inggris yang masih punya hati nurani saja, Glenton, menolak membunuh orang yang tidak berdosa. Apalagi kita sebagai sesama muslim.

Tolak Perang Afghanistan, Tentara Inggris Terancam Penjara 10 Tahun
Seorang tentara Inggris terang-terangan menyampaikan penolakannya atas perang di Afghanistan. Akibatnya, prajurit tersebut terancam hukuman penjara maksimum 10 tahun.
Glenton mengklaim, para prajurit di medan tempur bingung mengenai tujuan keberadaan mereka di Afghanistan. Glenton bahkan menyerukan penarikan seluruhnya pasukan Inggris dari Afghanistan.
http://www.detiknews.com/read/2009/11/17/112428/1243135/10/tolak-perang-afghanistan-tentara-inggris-terancam-penjara-10-tahun?991102605

Joe and Clare Glenton refuse to kill the people of Afghanistan
– Now this British soldier faces two years in jail for desertion.
http://info-wars.org/2009/11/06/joseph-and-clare-glenton-refuse-to-kill-the-people-of-afghanistan/

Jutaan Muslim Dibantai Bagaikan Buih Di Lautan….

Afghanistan

Rasulullah SAW pernah bersabda berkenan dengan keinginan kaum kafir untuk membinasakan kaum muslimin dan Islam, seperti yang dinyatakan dalam hadits Tsaubah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Nyaris orang-orang kafir menyerbu dan membinasakan kalian seperti menyerbu makanan di atas piring. Berkata seseorang: Apakah karena sedikitnya kami waktu itu? Beliau bersabda: Bahkan kalian pada waktu itu banyak sekali, akan tetapi kamu seperti buih di atas air. Dan Alloh mencabut rasa takut musuh-musuhmu terhadap kalian serta menjangkitkan di dalam hatimu penyakit wahn. Seseorang bertanya: Wahai Rasulullah, apakah wahn itu? Beliau bersabda: Mencintai dunia dan takut mati”. (Riwayat Abu Dawud no. 4297. Ahmad V/278. Abu Na’im dalam Al-Hilyah)

Baca lebih lanjut

Daftar Produk AS yang Diboikot Para Ulama dan Kekuatan Ekonomi Yahudi AS

Ada 1,2 milyar ummat Islam. Jika tiap orang berbelanja Rp 10 juta/tahun, maka ada Rp 12.000 trilyun/tahun. Jangan biarkan uang itu lari ke AS dan Israel karena uang anda akan dibelikan pesawat, tank, peluru untuk membantai ummat Islam di Afghanistan, Iraq, Palestina, dan sebagainya.

Buat perusahaan-perusahaan AS dan pendukung Israel bangkrut karena produknya tidak laku dijual.

Di sini ditulis berbagai produk yang mendukung agresi militer AS dan Israel untuk membantai ummat Islam. Di sini juga ada produk alternatif yang bisa anda gunakan.

Baca lebih lanjut

Mengapa Ummat Islam Bisa Dikalahkan Israel?

Roket HizbullahJumlah ummat Islam ada 1,2 milyar. Sementara Yahudi hanya sekitar 20 juta di mana 7 juta tinggal di Israel. Sisanya 6 juta tinggal di AS, 700 ribu di Perancis dan Rusia, 300 ribu di Inggris, Asia, Amerika latin, dan sebagainya. Bahkan di Indonesia juga ada.

Mengapa ummat Islam yang jumlahnya jauh lebih besar bisa dikalahkan Israel dengan mudah? Mengapa Ummat Islam meski saudara Muslimnya di Palestina dibantai Israel tidak berdaya sama sekali untuk membantu sehingga 1.033 warga Palestina (sebagian besar wanita dan anak-anak) tewas dan 4.850 luka parah? Jumlah korban terus bertambah hingga sekarang (saat ini hari ke 20). Bukankah kata Nabi Muhammad SAW ummat Islam itu seperti satu tubuh? Jika yang lain sakit, maka yang lain akan merasakan sakit juga? Apakah ke-Islaman kita sudah sangat tipis?

Baca lebih lanjut

Iran Buat Sendiri Tank Zulfiqar dan Peluru Kendali Shahab 3

Rudal-rudal Iran Meroket ke Udara

Rudal-rudal Iran Meroket ke Udara

“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).” [Al Anfaal:60]

Allah memerintahkan ummat Islam untuk selalu siap siaga dengan segala kekuatan yang kita mampu untuk menggentarkan musuh Allah dan musuh ummat Islam sehingga tidak berani menyerang.

Tidak pantas ummat Islam membeli senjata kepada orang-orang kafir yang memusuhi Islam karena senjata yang dijual pasti mutunya lebih rendah daripada yang dipakai oleh negara kafir tersebut. Selain itu jika perang, maka negara kafir tersebut dengan mudah mengembargo spare part peralatan tempur sehingga senjata-senjata yang ada seperti pesawat terbang, tank, kapal perang bisa jadi besi tua yang tidak berguna.

Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: